Sabtu, 18 Mei 2024
  • Mendidik dengan hati, InsyaAllah berkah.

Sekolahku Hijau Wujud Cinta Lingkungan

Sekolahku Hijau Wujud Cinta Lingkungan

Lingkungan yang sehat dan hijau sangat berpengaruh terhadap orang – orang yang ada disekitarnya. Oleh sebab itu memiliki sekolah hijau adalah impian setiap sekolah yang menginginkan generasi penerusnya memiliki karakter peduli terhadap lingkungan. Seperti SDIT AL Muhajirin Dotamana yang sudah melaksanakan program Green School sejak tahun 2021. Hal ini tentunya tak lepas dari peran Kepala Sekolah Ibu Erni Sukmawati, S.Pd.I., M.M. yang menjadi penggagas diadakannya program tersebut. Dengan harapan para guru dan peserta didik dapat terjun langsung menanam, merawat, hingga memanen tanaman, Bapak Ibu guru juga bisa belajar berwirausaha, selain itu beliau juga menginginkan dengan adanya program Green School diharapkan dapat memberikan kesan hijau, bersih,dan sehat bagi siapa saja yang mendengar atau berkunjung ke SDIT AL Muhajirin Dotamana.

Banyak sekali manfaat sekolah hijau bagi lingkungan di sekitarnya, salah satunya adalah dapat mengurangi polusi, selain itu sekolah hijau juga dapat menambah pengetahuan bagi para siswa di sekolah. Ibu Susi Fareni, S.Pd selaku ketua Green School selalu melibatkan siswa dalam kegiatan hijau di sekolah, seperti belajar membuat pupuk kompos, menanam terung, kemudian menyebar benih kangkung dan bayam di lahan kosong. Pastinya siswa juga diajak untuk memanen sayuran dong!! Kemudian Bu Susi dan team juga membentuk kelompok yang terdiri dari para guru, dan mereka harus bertanggung jawab terhadap tanaman yang mereka tanam. Mulai dari tanaman anggrek, cabai, apotik hidup, sayuran dan lain sebagainya. Tak lupa, beliau juga sering mengingatkan kepada setiap wali kelas agar selalu peduli dan bertanggung jawab terhadap tanaman hias yang ada di depan kelas masing – masing.

Kini bertambah lagi satu area untuk menanam sayuran, yaitu menggunakan media hidroponik. Dengan metode ini sayuran dapat tumbuh lebih cepat karena ketersediaan nutrisinya yang terjamin. Kemudian sayur – sayuran yang sudah dipanen dijual kemana saja? Tentu sekolah sudah punya konsumen tersendiri yaitu para guru dan juga wali murid. Setiap kali panen sayuran, maka sekolah akan promosikan ke grup – grup kelas melalui gambar dan slogan yang menarik. Dan bersyukur sayurannya selalu habis terjual, karena sayurnya segar dan bebas dari pestisida.
Kini sudah hampir satu tahun program Green School dilaksanakan. Semoga warga sekolah dapat melakukan aktifitas hijaunya secara konsisten. Sebab Lingkungan sekolah adalah lingkungan sehari – harinya siswa dan para guru, jika kita menata dan mengelolanya dengan baik, pastinya semua warga sekolah akan merasa nyaman dan tentunya siswa juga dapat lebih berkosentarsi ketika belajar. So, mari kita bersama – sama menjadi penggerak Sekolah Hijau sebab Sekolah Hijau merupakan sarana efektif untuk pembentukan karakter warga sekolah agar lebih peduli dan melestarikan lingkungan.

penulis
Admin

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR